Selasa, 30 Mei 2017

Pilihan yang Sulit di Bulan Ramadhan : Es Buah atau Kolak?

Kolak Vs Es Buah
Dokumen Pribadi

Ramadhan adalah bulan penuh makna. Tidak hanya kesempatan penting untuk meningkatkan nilai ibadah, tetapi juga beragam kebersamaan yang tercipta dengan kehadiran bulan seribu bulan. Tema arisan kedua ini untuk membayar kewajiban #ArisanBlogGandjelRel putaran kedua tentang menu favorit untuk berbuka puasa. Tema kedua ini digagas oleh Mbak Hidayah Sulistyowati dan Mbak Ika Hardian Hapsari  

Meski belum kenal dekat dengan Mbak Hidayah, namun serasa dekat karena membaca tulisannya di blog. Beliau termasuk aktif menulis di blog tentang kisah kesehariannya. Wah saya harus belajar banyak nih mengikuti jejak beliau. Sedangkan Mbak Ika, sudah seperti teman dekat. Meskipun baru sebatas dunia maya. Ceritanya unik dengan desain blognya yang sederhana tapi manis. Saya suka-saya suka, begitu celetuk Upin-Ipin. Hehehe

Kembali ke tema. Setiap orang pasti memiliki kenangan tertentu tentang masakah bulan puasa. Saya pun demikian. Pada saat masih kecil, momen bedug adhan Maghrib adalah puncak kegirangan dengan melahap habis makanan yang sudah dihidangkan. Dan setiap masakah yang ada, sama enaknya-sama lezatnya. Apalagi tinggal makan, wow enak banget.

Nah, setelah dua belas tahun pernikahan, masak selalu mengandalkan orang tua. Sudah saatnya mandiri dong. Termasuk dalam hal makanan. Ya, betul, betul, betul. Artinya, harus sudah mandiri menentukan menu dan menyediakannya untuk keluarga tercinta. Ingat, mommy kreatif punya beribu strategi untuk menyediakan makanan untuk keluarga, hehehe.

Berikut ini menu favorit keluarga kami pada saat Ramadhan

1.  Es buah atau Kolak?
Pilihan sulit : Es Buah atau Kolak?
Dokumen Pribadi
Adakah yang mengalami kesulitan berbuka seperti kami? Bapernya laksana memilih pendamping hati, eeaa. Menjatuhkan pilihan pada segar dan dinginnya es buah  atau menikmati manis dan legitnya kolak? Saking sulitnya, terkadang kami menghadirkan keduanya minuman ini bersamaan.

Es Buah

Indonesia dikenal sebagai syurga buah-buahan. Banyak sekali buah lokal yang bisa diolah menjadi es buah. Cara membuatnya pun tidak sulit. Cukup memilih buah-buahan yang tepat lalu dipotong, dicampur dengan sirup dan es batu. Buat kami, seluruh jenis buah-buahan bisa dibuat es buah. Tidak harus jenis yang populer seperti buah mangga, nanas, atau lainnya. Kami juga menggunakan buah salak, rambutan, belimbing dan lainnya. Semakin bervariasi maka semakin enak. Metode ini sering kami pakai untuk memperkenalkan buah-buahan pada anak. Dengan tambahan es batu dan syrup, tentunya tidak akan bisa ditolak oleh mereka. 


Kolak

Anak-anak malas memakan pisang? Maka buatlah kolak. Dihidangkan hangat atau dingin, sama enaknya. Membuatnya pun relatif mudah. Bahannya pun mudah didapatkan, seperti : Buah pisang, ubi jalar, santan kelapa, gula aren dan daun pandan. Ada satu hal yang perlu diingat dalam membuat kolak, yakni pilihlah pisang yang tepat. Kenapa? karena prosesnya yang direbus dan tidak semua jenis pisang cocok dengan cara memasak seperti ini. Pilihan tepat bisa jatuh pada pisang kepok, karena kesat dan tidak mudah lembek kala direbus. Dengan metode yang tepat, kolak pisang manis terhidang dengan istimewa. 

2.   Ikan Goreng Bumbu Pedas

Ikan goreng bumbu pedas
Dokumen pribadi
Ayo kita sukseskan gerakan gemar makan ikan. Khususnya pada anak, harus sering diberikan protein dari jenis ikan-ikanan agar tubuhnya sehat dan menjadi nutrisi untuk kecerdasan otak. Ikan bisa dimasak apa aja, seperti : digoreng, dibuat sup, pecak, dibakar dan lain-lain. Jenis yang paling kami sukai yaitu ikan goreng bumbu pedas. Di keluarga kami, tingkat kepedasan berbeda. Level kepedasan untuk orang dewasa adalah 5, sedangkan anak-anak adalah 1. 

3     3.  Tempe Kemul_Forever Young

Tempe kemul khas Wonosobo
Dokumen pribadi


Bagi kami, tempe tidak ada matinya. Setiap hari, pasti ada tempe di meja makan. Beragam cara disajikan, seperti goreng tepung, tempe kremes, tempe mendoan, kering tempe dll. Semenjak menikah dengan jejaka Wonosobo, saya jatuh hati pada tempe kemul. Kecintaan ini pun menular pada anak-anak. Cara membuatnya sama seperti tempe mendoan, cuman bahan tepungnya berbeda. Tempe kemul disajikan dengan teh manis hangat, hemmm maknyus. 

Demikian cerita masakan favorit keluarga kami. Sederhana tapi bikin laper, hehehe. Selamat menjalankan ibadah puasa ya, temans.

8 komentar:

Dewi Rieka mengatakan...

Akkk, sukaaa ikaan..aku olahan ikan apapun suka hihi tapi ngga bisa masaknya #jleb

Exkuwin Suharyanto mengatakan...

Kalau aku sekarang yang penting gak pakai santan...n jadi alternatif bahannya pakai susu

Dani Ristyawati mengatakan...

Emang sih mbak kadang-kadang milih menu buka itu susahnya kaya pas mau nentuin jodoh :D

dini rahmawati mengatakan...

loh... dapet wonosobo to? kalo mudik mampir rumahku to mbak Yul...

Nurul Aldise mengatakan...

Kolak emang ga ada matiny kl pas puasa..

Ika Hardiyan Aksari mengatakan...

Aku ini juga masih mengandalkan ibuk, Mbak, kalo soal masak. Aku mah bisanya belanja aja. Wkwkwkw.

Aku penasaran nih sama tempe kemulnya. Lapisannya Rebel ya, Mbak, kok sampe dibilang kemul. Hihihi.

Makasih ya Mbak sudah ikut meramaikan arisan blog kedua ini.

diah indri mengatakan...

aq pilih es buah mbaaak

dian mengatakan...

Berdasarkan pengalaman bertahun tahun saya sebelum buka ngumpulin semua makanan es buah, kolak dll eh pas buka puasa malah makan langsung makan nasi alhasil kolah dan es buah hanya dicicpi sedikit soalnya udah kenyang

Jalan-Jalan ke Madura, Jangan Lupa Nikmati Keindahan Wisata Baharinya

Sumber: compaspetualang.com Kalau ngomong soal Madura pasti teringat dengan satenya. Iya, konon banyak pedagang dari Madura yan...