Kamis, 26 Februari 2015

Aku ternyata pendiam : Dialog pribadi kesulitan mencari kata dalam menulis

Pagi ini terdengar percakapan dari 2 orang di kepalaku.
Setelah berkepala 3, aku baru menyadari bahwa sebenarnya aku ini pendiam./
           Ah masak sih? (ada yang menyahut)/
Bener...(jawabnya)/
           Apa buktinya?/
Buktinya aku sulit menemukan kata-kata saat mau menulis. Itu yang kemudian membuatku terdiam, dan menjadi pendiam/
          Oh itu.. itu mungkin alasanmu saja. Orang pendiam belum tentu tidak bisa menulis banyak.                 Tinggal banyak belanja kata-kata aja./
Caranya bagaimana?/
          Perbanyak membaca...baca apa aja deh, buku, status facebook, berita, postingan medsos, dll
Kalau baca facebook sih sering. tapi tetep ya kalo nulis kok susah..

-------------------------------------------------
Dialog itu semenit yang lalu melintas dalam fikiranku
Mental block bahwa aku nggak bisa menulis
Beribu cara sudah kulalukan..(agak lebay, hiperbolistis?
dari mulai ikutan blog menulis.ada 5 group yang kuikutin sampai bingung ngikut yang mana
ikutan les jarak jauh, yang gratis hingga berbayar. Konsep sudah jalan, giliran nulis bab perbab susahnya ampuuuun
Ngedeketin temen-temen yang rajin nulis. Alhasil, tahu-tahu mereka sudah nerbitin 3 buku, giliran saya...nooool. yang ada naskah naskah dan naskah...
sampai terakhir muncul kesimpulan gila, bahwa saya ini pendiam, yang pasti akan disanggah oleh sebagian besar orang yang mengenalku.
hingga detik ini aku masih mencoba meyakinkan diriku kalo aku bisa menjadi penulis dan menerbitkan buku...tapi konsistensi itu yang sepertinya sulit aku jaga.
Ayo SEMANGATTTT

Tidak ada komentar:

Jadikan Hidup Kita Lebih Sehat : Hindari Rokok!

Pertemuan Blogger Semarang dengan Sembutopia "Wolrd No Tobacco Day_2018" Ayah saya (Alm) adalah seorang perokok, perokok ...