Jumat, 07 Maret 2014

Tools pengukur kinerja belajar agama Islam untuk Anak usia 7-8 Tahun

Pendidikan adalah sesuatu yang sangat penting bagi anak. Di sanalah kita menempatkan pelajaran tentang etika, karakter, kepribadian, kedewasaan, yang menjadi bekal kelak nantinya buat anak kita meniti masa depan. Sekolah adalah tempat yang paling umum untuk mendapatkan pendidikan. lebih dari 50% waktu anak-anak kita yang memasuki usia sekolah dihabiskan di sekolah. Sehingga, menjadi kewajiban bagi setiap kita orang tua untuk memilihkan sekolah yang terbaik untuk mereka.

Bicara memilih sekolah yang terbaik, di negara yang menganut sistim dualisme ini, ada dua tipe sekolah, yaitu sekolah umum (baca negeri) yang menggunakan kurikulum pemerintah dan sekolah khusus, entah itu khusus dengan kurikulum agama, bahasa, seni, dll...,tergantung pengelola sekolah itu membuat sistim "marketing" untuk sekolahnya.Untuk saya, dan mungkin sebagian besar orang tua, saat ini telah mulai sadar bahwa pendidikan agama adalah hal yang penting untuk membentuk karakter anak. Oleh karena itu, tren sekolah agama saat ini semakin populer. Meskipun penting, namun pertimbangan biaya sekolah di sekolah agama tetap menjadi pertimbangan bagi sebagian besar orang tua untuk memasukkan anaknya di sana. Mungkin ini adalah alasan yang berlaku untukku sendiri. Biaya masuk sekolah SD Islam di Depok, yang paling minim yaitu 6jt hingga menembus angka 20 jutaan lebih, tentunya menjadi pertimbangan yang penting bagi kami, belum lagi biaya bulanan ini, itu dan anu.

Singkat cerita,Kakak Za, putri kami yang sekarang berusia 7 tahun, kami masukkan ke sekolah swasta umum yang tidak berbasiskan agama Islam. Meskipun dengan sedikit "gelo" kenapa orang tuanya tidak berani/ mampu memasukkannya ke sekolah Islam. 

Dengan tetap berpijak pada prinsip bahwa pendidikan agama itu penting, akhirnya saya membuat formulasi agar target pencapaian kemampuan beragamanya tetap bisa dia dapatkan, di dalam keluarga.

Berikut adalah ceklis kemampuan agama yang saya buat untuk Zahira.
Toolsnya :: Ceklis kemampuan agama Islam
Target sasaran : Anak usia 7-8 Tahun
Tujuan kompetensi : Anak dapat melaksanakan perintah di agama Islam secara rutin 
Indikatornya :
1. Terlaksananya ibadah sholat wajib/ fardhu secara rutin
2. Terlaksananya ibadah membaca Al-Qur'an secara rutin
3. Minimal hafal 10 Surat pendek 

Persyaratannya :
1. Anak sudah bisa membaca Alqur'an
2. Anak sudah bisa melaksanakan sholat fardhu

Berikut adalah Tools yang bisa dipakai untuk mengukur kinerjanya.

Tools ini akan mulai saya terapkan hari ini, dan semoga orang tua yang lain yang memiliki permasalahan seperti saya, dapat menggunakannya sebagai alat bantu untuk mengukur kompetensi anak kita.

Satu hal yang penting untuk pengukuran kompetensi ini yaitu, peran dari orang tua untuk mendampingi tumbuh kembang anak kita untuk dapat mengenal agamanya menjadi lebih baik.

Tidak ada komentar:

Jadikan Hidup Kita Lebih Sehat : Hindari Rokok!

Pertemuan Blogger Semarang dengan Sembutopia "Wolrd No Tobacco Day_2018" Ayah saya (Alm) adalah seorang perokok, perokok ...