Selasa, 07 Februari 2012

Februari untukku

Kehidupan itu memang memiliki banyak warna. Terkadang dia menampakkan kehangatan dengan kuningnya, terkadang dia menunjukkan ketegasannya dengan hitam yang garang. Dan bulan ini dengan nuansa yang pink-merah muda, yang memberikan banyak kejutan untukku.

Aku bukanlah Angelina Sondakh yang selalu meberikan dan menerima kejutan dalam hidupnya. Aku juga bukan Abraham Samad yang mungkin akan dijauhi beberapa orang karena keberaninannya. Aku adalah seorang perempuan biasa yang memiliki cerita khusus tentangku.

Impian bagiku menjadi sebuah harapan untuk hidup yang lebih baik. Aku teringat, 5 tahun yang lalu, aku menuliskan dan mendeklarasikan kepada teman-teman sekelilingku, bahwa aku ingin melanjutkan pendidikan di psikologi. Untuk menegaskan impianku, aku bahkan menuliskannya di selembar kertas besar dan kupasang di belakang meja kerjaku, sehingga setiap orang yang datang ke ruangan akan tertawa dan mempertanyakan polah tingkahku ini. Pertanyaan mereka kuanggap sebagai doa dan dorongan sehingga semakin memperkuat niatku. Tanpa kuduga, Allah membukakan jalan-Nya. Sebuah program beasiswa bidang psikologi terbuka untukku. Ini sungguh kuasa-Nya yang bisa menghidupkan impianku tersebut.

Saat ini, yang kuimpikan adalah cinta dari anak-anak dan orang-orang terdekatku. Aku memimpikan setiap momen yang ada bisa kupersembahkan untuk mereka. Menuliskan setiap kisah yang ada untuk memberikan warna pink dalam catatan kehidupanku.
Menjadi penulis tentang kehidupan cinta-ku dengan mereka menjadi sebuah impianku selanjutnya. Akan kutuliskan kembali impian-impianku ini, mengharapkan energi alam untuk mengamininya. Mengharapkan ku bisa terbang tinggi di atas awan. 

Man Taanna naala ma tatamanna
Siapa yang mempunyai cita-cita, ia akan mendapatkannya
(Zainuddin, 2010)

Tidak ada komentar:

Jadikan Hidup Kita Lebih Sehat : Hindari Rokok!

Pertemuan Blogger Semarang dengan Sembutopia "Wolrd No Tobacco Day_2018" Ayah saya (Alm) adalah seorang perokok, perokok ...