Rabu, 04 Januari 2012

Perencanaan yang Bijak sebagai Strategi Pencapaian Kinerja dan Hubungan Keluarga secara Proporsional*

Awal tahun orang biasanya ramai membuat resolusi untuk kehidupan mereka. Banyak tips yang beredar tentang cara merumuskan resolusi yang smart. Namun sebagian mungkin lupa bagaimana agar resolusi ini bisa dilaksanakan dengan bijak. Bijak cukuplah menjadi wakil dari keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga plus orang –orang terdekat yang menjadi sumber dukungan yang penting bagi setiap kehidupan orang.
Awal tahun menjadi biasanya menjadi jadwal rutin bagi setiap karyawan utnuk membuat rencana kerja tahunan. Dengan target pencapaian yang biasanya sudah ditetapkan dalam jangka waktu tertentu. Dengan semangat untuk mencapai hasil yang lebih maksimal dari tahun sebelumnya, kita biasanya mencantumkan rencana sesuai dengan idealisme kita. Yang penting tercapai dan dialokasikan semaksimal mungkin agar hasil tercapai. Namun ada hal yang biasanya kita lupa, selain target pekerjaan, sebaiknya kita juga memberikan prioritas yang seimbang dengan waktu untuk keluarga. Dan hal inilah yang kemudian saya sebut sebagai bijak dalam membuat perencanaan selama satu tahun.
Target pencapaian kinerja tentu menjadi keinginan setiap orang, dan hal ini akan dicapai jika mendapat dukungan yang cukup. Keluarga menjadi bagian penting dari suksesnya seseorang. Baik itu keluarga langsung maupun rekan, sahabat yang mengisi waktu-waktu kita setelah pekerjaan itu sendiri. Dengan membuat perencanaan yang seimbang dan bijak, hal ini juga menjauhkan kita dari stress kerja yang sangat mungkin terjadi.
Banyak penelitian telah dihasilkan menyangkut pengaturan waktu seimbang antara pekerjaan dan keluarga sebagai salah satu self help dalam menghadapi stress kerja. Dengan pengaturan yang seimbang, kita memiliki modal untuk mengelela stress kerja yang kemudian menjauhkan diri kita dari burnout. Oleh karena itu, mumpung masih di awal tahun, marilah kita membuat perencanaan pekerjaan yang seimbang dan bijak baik antara tuntutan kinerja maupun hubungan dengan keluarga maupun orang-orang terdekat dengan kita.
*)Tulisan ini diilhami dari email salah satu rekan kerja di kantor yang mengingatkan dan mengajak bagi perencana kegiatan untuk bertindak seimbang antara kebutuhan pekerjaan dan keluarga. Yang kemudian saya coba ramu kembali dengan kaca mata yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Jalan-Jalan ke Madura, Jangan Lupa Nikmati Keindahan Wisata Baharinya

Sumber: compaspetualang.com Kalau ngomong soal Madura pasti teringat dengan satenya. Iya, konon banyak pedagang dari Madura yan...