Kamis, 24 Februari 2011

Emosi Ibu Pengaruhi Bayi

Hasil penelitian mengungkapkan, seorang ibu yang depresi memiliki respon buruk terhadap bayinya. Demikian hasil penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Oregon, Amerika Serikat.

Sebanyak 22 perempuan diuji dengan menggunakan alat penggambaran resonansi magnetic fungsi otak. Perempuan yang depresi mengalami penurunan resonansi yang berujung pada sikap cenderung negative ketika menghadapi bayi yang menangis. Sebaliknya perempuan yang berada dalam emosi stabil, resonansi menunjukkan titik positif dan cenderung naik.

Kondisi depresi lemah untuk memberikan respon positif. Fungsi otak bekerja lamban dan bertolak belakang,” Kata Ketua Penelitian Heidemarie K Laurent.

Depresi, kata Laurent, biasanya menyerang ibu pasca melahirkan hingga bayinya berusia 18 bulan. Tangisan bayi menjadi satu-satunya tanda ia membutuhkan sesuatu. Untuk itu, seorang ibu harus memahami jenis tangisan bayi sehingga tidak depresi saat mengasuhnya. (Media Indonesia, 2011)

Tidak ada komentar:

Kaleidoskop 2017 : Sukses itu Senilai dengan Rasa Bahagia.

Sebagai sebuah pengantar, saya adalah seorang wanita dengan berpendidikan S2 dari kampus ternama di Indonesia.  Atas dukungan penuh dar...