Jumat, 20 April 2018

Jalan-Jalan ke Madura, Jangan Lupa Nikmati Keindahan Wisata Baharinya


Sumber: compaspetualang.com



Kalau ngomong soal Madura pasti teringat dengan satenya. Iya, konon banyak pedagang dari Madura yang merantau dan jualan sate di ranah orang. Tapi, ternyata Madura bukan sekadar sate saja, lho. Kalau teman-teman kebetulan sedang merencanakan liburan, pilih destinasi Pulau Madura saja,  karena ada banyak keindahan yang wajib dijelajahi di sana.

Sebagai sebuah pulau, Madura memang dikepung dengan lautan. Jadi, nggak usah heran kalau ada banyak wisata bahari yang bisa teman-teman temukan di tempat ini. Mulai dari ujung barat Bangkalan sampai kepulauan di lepas pantai Sumenep. Pantai-pantai di pulau ini juga memiliki karakteristik dan keindahan masing-masing.

Di mana saja pantai indah di Pulau Madura? Yuk, intip lokasinya di bawah ini.

Pantai Siring Kemuning

Pantai Siring Kemuning adalah salah satu pantai terbaik di Madura untuk menyaksikan panorama matahari tenggelam. Lokasinya berada di sekitar Kecamatan Tanjung Bumi dan memiliki pantai yang menjorok ke laut. Coba datang dan berhenti sejenak di Siring Kemuning menjelang sunset dan lihat betapa indahnya anugerah Tuhan buat ciptaan-Nya di Bumi.


Pantai Nepa

Sumber: jamilatulhasanah11.blogspot.co.id

Pantai Nepa berada di Banyuates, Sampang. Pantai ini memiliki pasir berwarna putih kekuningan. Karena menghadap ke Laut Jawa, nggak heran kalau pantai ini memiliki ombak yang sangat menenangkan jiwa. Selain bersantai, kamu juga bisa mencoba menjelajahi Hutan Nepa dan melihat dinamisnya kehidupan monyet-monyet di sana.

Pantai Rongkang

Mungkin teman-teman nggak puas melewati Jembatan Suramadu yang fenomenal, karena menghubungkan Pulau Jawa dengan Madura. Nah, untuk menikmati keindahannya dari kejauhan, cari tiket pesawat murah agar bisa mampir ke Pantai Rongkang di selatan Bangkalan. Dari tempat ini akan terlihat pemandangan Jembatan Suramadu yang terlihat memanjang di atas lautan. Ada baiknya membeli tiket pesawat ke Surabaya saja, agar kamu tidak melewatkan kesempatan melewati Jembatan Suramadu ketika menyeberang ke pulau Madura.


Pantai Sambilangan

Sumber: halimatussite.wordpress.com

Sebuah pantai yang sangat tenang di sekitar Bangkalan dengan keindahan alam yang menenangkan jiwa. Selain ombak yang kalem, panorama matahari terbenam di tempat ini juga sangat romantis. Apalagi kalau kamu melihatnya dari puncak mercusuar yang ada di sana. Sebuah mercusuar bersejarah, peninggalan kolonialisme Belanda yang dibangun tahun 1879.


Gili Labak

Gili Labak adalah wisata pulau yang lagi nge-hits di Madura. Dari Sumenep, kamu masih harus menyeberang dulu dengan menggunakan perahu ke pulau kecil dan indah ini. Perjalanan memang cukup panjang, tapi keindahan Gili Labak akan membuat lelahmu hilang seketika. Sebuah pulau yang masih terjaga keasriannya, dengan pasir putih bersih dan air laut yang jernih.


Kepulauan Kangean

Sumber: kangean.net

Kalau mau island hopping setelah puas bermain di Gili Labak, kamu bisa melanjutkan petualangan menyeberang dari satu pulau ke pulau lain di Kepulauan Kangean. Total ada 38 pulau dengan enam di antaranya tidak berpenghuni, tapi layak dijelajahi. Tapi tetap jaga kebersihan, ya. Jangan meninggalkan ‘jejak manusia’ di pulau-pulau tersebut.

Sudah siap menghabiskan waktu dan mencari pengalaman tak terlupakan di Pulau Madura? Segera cari tiket pesawat murah ke Surabaya, sekarang juga untuk petualangan di musim panas yang ceria di pulau yang kaya dengan wisata bahari ini.

Kamis, 08 Februari 2018

4 Hal menarik dari Sakura Collagen Anti Age’s dari PT. Meiji



Setiap perempuan pasti ingin tampil cantik di setiap kesempatan. Banyak cara yang dilakukan, mulai dari perawatan tradisional maupun modern. Dari mulai anak remaja hingga sudah usia dewasa, perawatan kecantikan sudah menjadi rutinitas sendiri buat kaum hawa.

Saya yang tahun ini sudah memasuki usia cantik pun semakin perhatian dengan kesehatan kulit. Normal sih ya, karena usia yang sudah tidak muda ditambah aktivitas yang berjibun sebagai ibu membuat kulit kita menua. Rasanya beda banget dengan kulit anak saya yang masih kenyal (ya iyalah mak, hehehe).

Kulit saya sebetulnya jenis  kulit yang nyenengin. Normal meskipun cenderung kering. Jerawat bukanlah suatu masalah buat saya, paling satu atau dua menjelang masa menstruasi. Setelah periode itu berlalu, muka sudah bersih kembali. Yang menjadi masalah buat saya saat ini adalah munculnya flek hitam dan kerutan di sekitar mata dan pipi. Melihatnya semakin banyak, membuat saya berpikir untuk menggunakan satu perawatan tambahan.
Hingga di satu siang, seorang teman blogger memperkenalkan sebuah produk collagen. Wow, saya senang sekali. Produk baru bukanlah sebuah halangan buat saya, apalagi kalau nantinya bisa menyelesaikan satu masalah saya. Ayuk ah.

Dengan proses yang sangat singkat, tibalah produk ini di rumah saya.Dan, berikut ini adalah 4 hal menarik dari Sakura Collagen Anti Age's dari PT Meiji versi saya.

1. Kemasan super cantik




Ketiga anak perempuan sayapun tidak sabar ingin membuka paket ini. Dan taraaa, sebuah kotak cantik berwarna putih dengan hiasan pink, dan didalamnya terdapat krim, spon dan bandana putih/pink. Plus, bonusnya kertas krep pink cantik yang menjadi main-mainan anak kembarku yang dengan sukses membuat mereka asyik bermain salju-saljuan.
Wah PT Meiji sudah berhasil membuat kemasan krim yang menarik buat emak-emak nih.

2. Manfaat Kolagen
Buat ibu-ibu, colagen bukan lagi kata yang asing. Manfaat utama dari kolagen yaitu
membantu kulit mempertahankan elastisitasnya, alias mencegah keriput dan penuaan dini. Tampaknya ini pula yang diunggulkan dari Sakura Collagen dari PT Meiji. Sesuai dari frasanya, dia menggabungkan manfaat bunga sakura dan Collagen dari produk ikan yang cocok banget untuk regenerasi sel dan anti aging. So, buat kalangan perempuan usia cantik macam saya, kandungan produk ini menjawab masalah yang ada.
Berikut kandungan lengkap dari Sakura


  • Collgen Anti AGE's Cream dari PT Meiji
  • SAKURA EXTRACT yang berguna untuk menghambat proses penuaan
  • HYDROLYZED FISH COLLAGEN TYPE 1 berfungsi untuk menambah collagen di kulit kita
  • PRO VITAMIN B5 yang berguna untuk meregenerasi sel kulit
  • HYALURONIC ACID yang berguna untuk melembabkan kulit.
  • VITAMIN E yang berguna sebagai antioksidan.
3. Pemakaian yang mudah

Setelah saya buka wadah krimnya, terlihat krim Sakura Collagen yang berwarna pink dengan bau wangi ringan. Penggunaan pertama saya memang agak terasa tebal, mungkin ini karena pengaruh produk yang saya gunakan sebelumnya. Oleh karena itu, saya menghentikan penggunaan tabir surya yang saya pakai sebelumnya. Hal ini karena krim ini berfungsi sebagai krim pagi dan malam. Jadi buat kita yang malas atau tidak sempat melakukan ritual harian dalam kosmetik, krim ini bisa menjadi satu solusi. Setelah beberapa saat, rasa tebal itu semakin menghilang.

4. Hasilnya?

Setelah beberapa hari menggunakan krim ini, kulit saya yang semula cenderung kering, kini menjadi lebih terasa lembab dan kenyal. Tentunya ketika pemakaian krim ini, saya tetap menggunakan pembersih dan pelembab muka agar muka bersih. Jika ingin hasil yang lebih maksimal, oenggunaan tetap disarankan selama 56 hari. Namun setelah saya pakai sudah menunjukkan hasil yang positif.

Jadi, buat ibu-ibu cantik yang pengen menyelesaikan masalah kulitnya, bisa coba dan rasakan sendiri manfaatnya ya.


Selasa, 30 Januari 2018

Agrowisata Jollong, Tempat Liburan Seru di Pati

Kebun Buah Naga
Agrowisata Jollong, Pati

Liburan akhir tahun kemarin saya dan keluarga menghabiskan waktu di Pati. Bertemu orangtua, menikmat kuliner khas dan tak lupa berwisata ke lokasi menarik di kampung halaman adalah kesempatan yang baik untuk mengecharge energi setelah sepanjang tahun berkutat dengan rutinitas tugas di rumah.

Pati terkenal dengan cuaca panasnya karena terletak di sepanjang pantura. Meskipun begitu, di belahan lain Pati ternyata menyimpan lokasi-lokasi yang sejuk, tak kalah dengan kampung suami saya di Wonosobo. Tepatnya di lereng Gunung Muria, Pati. Tempat ini semakin populer di kalangan “Cah” Pati dan sekitarnya setelah di kelola oleh PT Perkebunan Nusantara IX.

Dimanakah Agrowisata Jollong?
 
Lokasi Agrowisata Jollong di Pati, Jawa Tengah





Agrowisata Jollong terletak di kecamatan Gembong dengan jarak kurang lebih 10 km dari kota Pati.




Bagaimana cara menempuhnya?

Kawasan ini cukup mudah diakses dengan kendaraan bermotor. Mobil dan sepeda motor bisa menjangkau hingga ke parkiran di dalam kawasan sehingga tidak perlu repot-repot berjalan kaki untuk tiba di sana. Kami berangkat dari rumah di daerah winong kidul pada pukul 14.00 dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.00.  Rute yang kami pilih yaitu Winong- Gabus- Pati-Tlogowungu- Gembong. Setelah berjalan 5km dari tlogowungu ke arah Gembong, ketemu plang petunjuk arah ke Agrowisata Jolong. Lalu, kami berbelok ke kiri mengikuti petunjuk jalan. Setelah kurang lebih 5 km melewati jalan "berliku", maka sampailah di tujuan.

Sedikit catatan sih tentang jalan berliku ini. Karena jalannya relatif sempit jika berpapasan dengan sebelah kiri jurang, maka dibutuhkan supir kendaraan yang mahir untuk menemani perjalananmu. 
Jalanan berliku yang ramai ke arah Agrowisata Jollong


Tiket Masuk yang Super Murah!

Tiba di “pintu” masuk (sebetulnya bukan pintu, semacam palang dengan penjaganya), kami disambut oleh mas ganteng dan mbak cantik yang akan menghitung jumlah orang yang ada di dalam mobil. Satu, dua, tiga ehhm total 8 orang dewasa dengan 3 anak kecil. Kami hanya diminta membayar Rp 40.000,00 a.k.a Rp 5.000;00/ orang (anak kecil, free). Saya tanya, sampai jam berapa mas di dalam? Dan dijawab, sepuasnya saja bu, hahaha. Mengingat kami tiba pukul 15.00 otomatis hanya 3 jam efektif untuk menikmati wahana yang di dalam area.

Beberapa meter dari pintu masuk, kami disambut dengan teko raksasa dengan aksen air mancur yang cantik, seolah sedang menuangkan kopi ke dalam gelas. Duuuh intragamable bangeet. Otomatis kami teriak, kami akan foto di situ.

Teko Raksasa si Among Tamu
Agrowisata Jollong


Apa saja wahana permainan yang ada disana?

Dengan ketinggian 570-790 meter diatas permukaan laut, suhu di sekitar kawasan Jollong relatif sejuk dibanding kawasan lain di Pati. Konturnya yang naik turun menawarkan pemandangan yang menarik. Untung saya memakai sandal “teplek” (tak berhak) pada saat kesini. Sehingga jalan kaki mengelilingi taman bunga dan kebun buah naga bukan menjadi halangan.

Berbagai tempat untuk berselfie tersedia secara gratis di sepanjang kebun. Seperti rumah pohon, jalanan yang diatasnya berderet payung-payung, rumah-rumah suku asmat dan tentunya deretan pohon buah naga. Keren kaaan!

All you can get
Agrowisata Jollong, Pati


Jika waktu ada sisa waktu dan tenaga, kita bisa menikmati terapi ikan, rumah balon, flying fox dan wahana outbound lainnya dengan biaya tambahan hanya Rp 10.000 per orang.





Buat saya yang mengajak seluruh keluarga, ibuk, kakak ipar, adik, 4 anak ditambah keponakan-keponakan, ini adalah tempat wisata yang recomended. Ringan di kantong ya maaak.


.

Bagaimana dengan kulinernya?
Tempat ini bergenre agrowisata, yang berasal dari kata AGRO dan Wisata. Sehingga pastinya kita akan disuguhkan potensi hasil pertanian di sana. Beberapa produk pertanian yang bisa kita temui yaitu Kopi khas Jollong, buah naga, jeruk, sayuran dll.


Demikian cerita kami berakhir tahun di Pati. Tips dari saya jika ingin menikmati seluruh wahana di Agrowisata Jollong yaitu :
-       Siapkan tenaga dan waktu yang cukup. Jangan seperti kami, sudah terlalu sore sehingga belum puas menikmati seluruh tempat yang ada.
-       Pakailah pakaian dan sepatu/ sandal yang nyaman karena kita akan berjalan-jalan menelusuri kebun
-       Bawalah payung kalau-kalau hujan

-       Kelemahan kawasan ini adalah toilet, jadi jika masih punya balita, bawalah diapers supaya tidak repot.

Begitulah kisahku tahun lalu. Kalau mbak Unik dan Mbak Novia gimana ya? Cuss ah!

Kamis, 11 Januari 2018

Kaleidoskop 2017 : Sukses itu Senilai dengan Rasa Bahagia.


Sebagai sebuah pengantar, saya adalah seorang wanita dengan berpendidikan S2 dari kampus ternama di Indonesia.  Atas dukungan penuh dari suami, saya memutuskan untuk fokus pada perkembangan anak kami. Merawat sendiri mereka ber-4 tanpa bantuan pengasuh anak. Berhenti dari karir yang berada di peak experience adalah satu solusi ketika jalan rizki menghantarkan kami entah kemana. 3 tahun dengan 3 tempat tinggal berbeda. Beragam penyesuaian dan dilema. Allah Maha Baik, meridhoi saya yang ingin bisa tetap berbagi ilmu. 4 Buku, solo dan seri antologi telah berhasil saya tulis dengan berseragam daster sang emak. Di tahun 2017, saya mendapat rizki mengampu 3 mata kuliah di salah satu kampus swasta di kota ini. Tugas ini memberi saya metime di penghujung minggu bertemu dengan mahasiswa dan kolega saya di kampus. Perjalanan berbagi ilmupun tetap bisa saya lakukan sebagai tenaga suka rela bidang psikososial di PMI. Semua atas karunia Allah, suami dan keluarga yang selalu mensupport serta anak-anak yang  sehat dan ceria. Kebahagiaan semakin lengkap dengan hadirnya sahabat yang menyertai di saat susah maupun senang. Persahabatan kami tak berjarak, dimanapun dan kapapun selalu bisa membuat saya tersenyum. Lalu,



Q.S Arrahman
Sumber : Google
Menjadi  Ibu yang mendedikasikan hidupnya untuk anak-anak bukanlah sebuah ketidaksuksesan. Ini adalah sebuah definisi sukses “uniq” yang bermerek “Saya”. Bentuknya bisa macam-macam. Tidak melulu dimiliki oleh mereka sang Ibu yang tinggal di rumah, bukan pula oleh ibu yang berkarier di luar rumah.  Hanya satu yang menjadi penjaganya, yaitu “Bahagia”.

Yup, bahagia bagi seorang ibu itu penting. Lalu apa sih bahagia itu? Silahkan di jawab sendiri.
Bagi saya, sukses tidak memiliki ukuran pasti.
Setiap orang berhak membuat skala dan perbandingannya sendiri.
Sukses itupun sebetulnya sederhanya. Cukupkanlah ia dengan rasa bahagia dan senyum indah yang engkau miliki.

Di sini, saya ingin membagi sebuah lirik lagu lawas yang bermakna sangat dalam. Dalam perjalanan menuju ke sekolah untuk menjemput anak, iseng saya menjajal sebuah cd lagu yang tersimpan di dashboard mobil baru ini. Catatan, mobil baru ini bukan punya saya, kebetulan saya dipinjamin untuk beberapa hari (bukan bermaksud riya ya, lha wong minjem kok riya, hehehe.

Ternyata cd ini adalah kompilasi lagu Koesplus. Nyanyian mereka mengiringi perjalanan saya sejauh 13 km ini. Ada sebuah lagu yang baru saya dengar.  Berikut ini judul dan  liriknya.

Jangan Iri Hati
Oleh Koes plus

Berkali-kali ku ingatkan kembali, jangan engkou turuti rasa dengki dan iri
Urus dirimu, untuk hari depanmu
Urus dirimu, untuk hari depanmu

Kalau kan tak mengerti, kau terus iri hati
Habis waktumu, dan kou tetap begitu
Kalau kan tak mengerti, kau terus iri hati
Habis waktumu, dan kou tetap begitu.

-------------------------

Bagi generasi zaman now yang belum tahu lagi ini, silahkan mencarinya via google atau  youtube.
Rasanya pas sekali dengan sebuah refleksi saya yang terangkum dalam sebuah kaleidoskop. Mengawali tahun 2018  ini, sebuah kaleidoskop 2017 pantas sekali dijadikan sebagai pondasi. Jangan iri hati, fokus pada diri sendiri.

Perjalananku di tahun 2017 penuh warna. Di rumah, ternyata banyak hal bisa kita lakukan. Membuat kita bisa menemukan hal-hal baru. Dan ini sangat menyenangkan.

Berbagi ilmu
Tinggal di rumah bukan berarti hanya mengurusi sumur kasur dan dapur. Urusan sharing ilmupun tetap bisa dilakukan. Saat ini banyak banget media dan metode yang bisa kita lakukan. Di 2017, saya bersyukur dapat tetap sharing ilmu khususnya bidang psikososial dengan beragam cara dan media. Diantaranya :
melalui media radio. Di januari 2017, saya sharing tentang manajemen stres di fit radio. Cerita lengkapnya disini
Pada komunitas Bengkel Sastra di Semarang. Saya sharing tentang Trauma dan bencana pada komunitas sastra Semarang. Saat itu saya bertemu dengan sahabat-sahabat baru baik di bidang literasi maupun penggiat psikososial di UNIKA.
menjadi dosen tidak tetap di salah satu kampus di Semarang. 

Memiliki sahabat-sahabat baru. Di semarang, saya bersyukur bisa bergabung dengan mak-mak hebat dengan beragam profesi dengan hobi yang sama yaitu menulis. Di dunia blog, saya gabung dengan group Gandjel Rel. Dikenalkan oleh sahabat, penulis kece nan geulis Dedew. Duh, ceritanya pagi ini tentang transfer uang hasil lomba menulis bikin saya termotivasi. Bersemangat untuk produktif dalam menulis ya mbak, hehehe. Sahabat saya yang lain adalah mbak Dian Nafi. Saya mendapat satu buku dari rumah produksinya (keren yaa) yang kemudian saya resensi. Salah duanya yaitu Mbak Tanti dan Mbak Nuzha, sahabat baru dari blog GR. 
Sahabat yang lain tentunya kawan-kawan PMI yang di kota Semarang. Ada mbak Wuri, Mas Bambang, Mbak Rinut. Mbak Rina, ibu-ibu dokter UTD Kota Semarang dan sahabat lainnya yang super keren.

Berkah Ramadhan 2017
Menyiapkan sendiri hidangan buka dan sahur untuk keluarga, belajar mengaji bersama komunitas perempuan muslimah, refleksi diri terus menerus, aaahhhh aku rindu Ramadhan.

Investasi kenangan  dalam balutan jalan-jalan bareng keluarga
Ketika dewasa kelak, saya ingin anak-anak saya ingat bahwa dulu ketika mereka berumur 3 tahun, si kembar pergi bersama kakak dan mama papahnya ke Bandung, naik pesawat dengan segerombol tas dan perbekalannya, mengunjungi sahabat mamahnya di sana, melihat beragam alat kerja di museum teknologi.  
Di satu masa, anak lelaki saya pernah kehilangan sandalnya pada saat mencari belut di ladang di kampung neneknya. Menikmati wisata baru di Jolong (read : baru = baru mereka datangi), dan kenangan-kenangan indah lainnya yang bisa menumbuhkan rasa bangga mereka pada diri sendiri dan keluarga.

Manusia berencana, Allah yang memutuskan
Di tahun ini, saya pun belajar bahwa kita manusia boleh berharap dan berusaha mewujudkan impian kita namun Allah jualah pemilik segalanya. Hal ini menjadi satu periode pendewasaan untuk diri saya. Salah satunya adalah harapan memiliki sebuah day care. Di tahun 2017, rencana ini belum bisa terwujud dan mungkin tahun depanpun sulit dilaksanakan. Tapi saya sudah menabung harapan itu di sini, suatu saat nanti jika Allah mengijinkan mungkin akan terwujud.
Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah
Hamba tidaklah bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menolak sesuatu, juga tidak bisa memiliki sesuatu selain kehendak Allah

Belajar hingga ke negeri Seberang


Saya bersyukur dan berterima kasih pada sahabat saya Mas Leo yang telah memberi kesempatan pada saya belajar  “Gender Based Violence in Emergency” di Philipina. Ini memberi saya ilmu yang tak ternilai harganya, baik dari sisi perjalanan maupun konten trainingnya. Alhamdulillah dan terima kasih mas Bro. Cerita sampingannya ada disini.

Me time
Siapa yang butuh me time? Saya!! Untuk ibu dengan anak 4 yang mengurus anaknya tanpa pembantu, liburan adalah hal yang penting. Segitu pentingnya agar si-emak tetep waras, bahkan membuatnya rutin saja sulit. Kadang lelah itu memang harus dihayati. Namun, saya beryukur, Allah memberi kesempatan saya untuk berquality me time dengan balutan penugasan TSR dari PMI dan mengajar di kampus. Sharing ilmu dapet, ketemu sahabat dan teman baru_dapet, refreshment pun dapet. Alhamdulillah.

Family is number One.


Gagasan utama dari kaleidoskop 2017 ini sebetulnya adalah keluarga. Seluruh hari-hari saya berisi tangisan dan tawa anak-anak saya. Rasa syukur atas kesehatan dan pencapaian-pencapaian mereka. Air mata yang tumpah ketika anak lelaki saya sempat hilang 3 jam dan ternyata ditemukan di rumah ketika dia memutuskan untuk berjalan kaki dari sekolah ke rumah yang berjarak 13 km, cinta kasih ibuk yang tak habisnya. Banyaaaaakkkk banget berkah yang hadir di hidup saya dari keluarga. Alhamdulillah.

Sebagai penutup tulisan tentang kaleidoskop 2017, saya beryukur pada ALLAH SWT
Tubuh yang sehat dan ilmu yang bermanfaat
Atas suami yang ganteng, sehat dan baik hati (Semoga kita selalu samara, menjemput senja berdua hingga tutup usia kita)
Atas anak-anak yang cantik-cantik, ganteng, sehat dan ceria
Atas ibuku tersayang yang sehat dan selalu menyuport saya.
Atas ibu dan bapak mertua yang sangat baik, sehat dan selalu mendoakan keluarga saya
Atas kakak dan adik-adik lelakiku yang luar biasa keren. Terima kasih atas persaudaraan kita. Dulu kita sering berantem, tapi sekarang kita sangat kompak. Alhamdulillah. Dari sini, saya memahami arti sebuah konflik masa kecil. Berantem itu normal. Jadi saya biarkan anak-anak saya mengalami fase ini. (Bisa jadi ada yang setuju dan ada yang tidak).
Atas kakak ipar dan adik ipar yang cantik-cantik dan baik, keluarga bani murjo yang kompak. Alhamdulillah
Atas  para sahabat  yang hadir dan menemani dimanapun kalian berada.
Alhamdulillah.

Jadi, apa refleksimu di tahun 2017?
Bagi di komentar ya.

Senin, 18 Desember 2017

Mukena Ibu : Sebentuk Cinta Ibu di Rumahku


Seusai menunaikan sholat ashar, hatiku bergetar. Aku memakai sebuah mukena yang berbeda. Iya, ini adalah mukena kepunyaan ibu yang ditinggalkannya di rumahku. Selain beberapa baju yang sengaja dititipkannya di rumah, jika ada kesempatan beliau menginap di sini. Memakai mukena ini, serasa berada di dalam pelukan hangat ibu. Sesosok perempuan luar biasa yang rela membantuku kapanpun dan dimanapun aku membutuhkannya. Tidak hanya diriku, tetapi cinta ibu untuk seluruh anak-anaknya sangat luar biasa. Tidak pernah kubayangkan sebelumnya, bahwa ternyata cinta ibu begitu dalam dan nyata, hingga aku sendiri menjadi seorang ibu.
Ibukku di tengah anak-anak dan cucu-cucunya.
Super woman.
  

Sungguh, ketika seseorang menjadi seorang ibu, maka rasa itu terasa begitu nyata. Dia bisa merasakan sebuah cinta yang begitu tulus dan dalam, tanpa syarat, dengan penuh pengorbanan, penuh pembuktian meskipun tanpa sebuah katapun terucap.

Sebuah momen yang selalu saya ingat adalah, ketika ibu saya menangis dan berdoa, mengucapkan harapan untuk setiap anak, setiap menantu dan setiap cucu_yang berarti dia mendoakan setiap orang  lain dari dirinya. Bentuk cinta kepada orang lain. Tak ada egoisme di sana. Ketika orang hanya mementingkan diri sendiri. Namun tidak untuk seorang Ibu
Doa Ibu mengiri hari-hari kami


Dalam hati, aku melanjutkan doanya. Semoga aku bisa menjadi perempuan yang bisa membalas kebaikannya. Menjadi anak yang “bermanfaat” untuk kedua orang tua. Memberikan kebahagiaan di dalam hati beliau.

Lalu kapan?

Karena rasanya hingga hari inipun aku masih selalu membutuhkan bantuan ibu.
Bahkan ketika  saya memasuki dunia ibu secara penuh. Ketika ada di sebagian waktu saya kehilangan semangat, habis tenaga untuk menyelesaikan todo list harian, memprioritaskan hal penting di sederet hal terpenting dalam pengasuhan anak, mengumpulkan piring-piring bekas makan, membersihkan botol susu yang kotor, mengajarkan anak-anak menyelesaikan tugas sekolah dan hal lainnya. Bahwa terkadang hari-hari terasa begitu melelahkan. Aku masih saja meminta bantuan ibu.

Malu rasanya! Kapan ibuku bisa terbebas dari beban atas anak-anaknya?

Tapi, begitulah ibu. Seolah-olah cintanya begitu banyak, tak terbatas. Dalam kondisi apapun, keadaan apapun, beliau akan siap menolong anak-anaknya.

Dan pelan-pelan akhirnya aku belajar. Bahwa menjadi ibu bukanlah sebuah pengorbanan, namun sebuah kenyamanan yang harus dinikmati. Ketika dulu, saya masih menganggap ini adalah pengorbanan, maka begitu banyak energi habis untuk berkorban. Lalu, saya belajar untuk berhenti. Berhenti untuk mengkhawatirkan sesuatu. Berhenti untuk terlalu memaksa anak-anak saya. Berhenti untuk menyalahkan orang lain atas apa yang tidak saya miliki. Berhenti untuk kemudian berfikir. Bahwa ada sisi lain yang bisa kita rasakan dengan lebih baik. Belajar untuk menjadi seperti ibuku.

Belajar mencintai dengan ikhlas.
Belajar memberi tanpa mengharap imbalan. Seperti tubuhan yang menghasilkan buahnya
Belajar melakukan sesuatu lalu ditutup dengan doa, meyakini dalam hati bahwa sesungguhnya segala sesuatu telah digariskan-Nya
Dan belajar memaafkan seperti hati seorang ibu untuk anak-anaknya.
Belajar memberi arti, seperti keberadaan mukena ibu ini.  
Pengobat rindu, karena sampai detik ini aku belum bisa menemani beliau di rumahnya.
Bahwa meskipun begitu ingin kulakukan, masih ada perintah lain yang harus aku lakukan.
Dengan tetap menyimpan doa, semoga ibu selalu sehat, diberikan kebahagiaan  atas segala cinta dan kasihnya kepada kami.

Semoga kami, anak-anaknya bisa menjadi anak yang tahu berterima kasih. Menjadikan jalan lebih baik baginya untuk merasakan kebahagiaan seutuhnya di dunia dan akhirat.
Semoga, aku bisa mengikuti beliau. Belajar keikhlasan dan kekuatan untuk mengarungi “dunia_ibu”ku dengan baik. Ada berkah disana. Agar anak-anakkupun dapat merasakan cintaku yang besar, seperti cinta ibuku padaku. I love you ibu.

Kota Lama, Semarang


-----
Sungguh ini topik yang cukup sentimentil dari Mbak Chella dan  Mbak Noorma. Tapi rasanya tepat untuk menjadi pengingat diri sendiri.




Sabtu, 18 November 2017

WASPADA!! Bahaya Cyber Sex pada Anak dan Remaja.


Sumber : Google


                Kids jaman now pasti sudah sangat akrab bermain internet. Tidak hanya demi bermain game, dunia pendidikan baik TK, SD apalagi tingkat pendidikan yang lebih tinggi acapkali menggunakan media ini untuk mempermudah pelaksanaan proses pendidikan. Di satu sisi, ini tentu menguntungkan bukan hanya untuk pendidik namun pada peserta didik yaitu anak sekolah itu sendiri. Karena penggunaan media internet akan memudahkan siswa untuk melihat video pembelajaran, mendapatkan slide presentasi dengan mudah sehingga proses penyerapan ilmu menjadi lebih cepat.
                Internet ternyata bermuka dua. Dibalik manfaat positif, internet menyimpan sisi negatifnya. Satu hal yang wajib diwaspadai yaitu cyber sex. Bahaya cyber sex menghantui anak dan remaja kita dengan semakin dekatnya mereka dengan dunia online. Kali ini saya ingin mengungkap tentang cyber sex pada anak dan remaja serta bagaimana upaya kita sebagai orangtua untuk mencegahnya.

Cyber Sex

Cyber sex sering dikenal sebagai aktivitas sex melalui dunia maya. Kalau orang dewasa dengan pasangan sahnya mungkin biasa melakukan sex chat untuk komunikasi jarak jauh, namun bagi anak-anak aktivitas cyber sex ini sangat berbahaya.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Plan Organization menemukan bahwa 6 dari 10 pelaku perdagangan sex menggunakan internet untuk mencari klien potensialnya. Fakta bahwa sosial media facebook, aplikasi mobile dan bahkan website telah digunakan untuk menghubungkan dengan mudah antara korban dengan pembeli dalam proses perdagangan sex. Sungguh menakutkan!
Bayangkan, anak dan remaja kita yang belum waktunya melihat aktivitas sex dapat dengan mudah mengakses gambar maupun video ini melalui internet. Awalnya mungkin mereka tidak tahu dan jijik. Namun lama-kelamaan mereka bisa terbiasa dan bahkan mengalami kecanduan. Dan kecanduan cyber sex akan menjadi malapetaka bagi korban dan keluarga. Ini bisa berkembang menjadi satu gangguan jiwa dimana penderita mengalami ketergantungan dengan internet untuk melepaskan syahwatnya. Jika hal ini sudah menyasar pada anak, maka akan menjadi sangat berbahaya bagi perkembangannya mental dan psikososialnya.


Karakter Anak dan Remaja

                Sifat dasar anak adalah suka bermain, sedangkan remaja adalah rasa ingin tahu yang sangat besar. Terkait usia mereka yang rentang 5-17 tahun, menjadikan pengalaman hidup mereka masih terbatas. Sehingga terkait hal yang baik tidak baik, benar dan tidak benar menjadi terbatas. Asalkan itu membuat mereka senang, maka mereka akan senang hati melakukannya. Termasuk di dalamnya bermaik games, melihat situs-situs baru, mencoba hal-hal baru dan sebagainya.
                Kehadiran orang dewasa dalam perkembangan anak dan remaja menjadi penting, karena merekalah sosok panutan yang menjadi “role model” atau panutan. Di orang dewasa-lah jawaban benar dan baik untuk hal tertentu selayaknya keluar. Orang dewasa dalam hal ini sebaiknya adalah kedua orang tuanya.  Orang tua yang peduli dengan perkembangan anaknya, sepantasnya tahu dan mengerti kebutuhan kids jaman now. Salah satunya tentang internet. Disinilah pentingnya orang tua jaman now harus bisa melek teknologi agar bisa mengawasi dan melindungi anaknya dari cyber sex.

Upaya Pencegahan

Orang tua memiliki tanggung jawab yang luar biasa dalam menjaga anak-anaknya. Termasuk menghadapi bahaya cyber sex. Berikut ini adalah strategi menolak bala cyber sex yang bisa kita lakukan

Pertama, Memberlakukan “setting parental control” pada aplikasi mobile di selular anda

Anak-anak sering melihat video yang menarik melalui youtube. Maka satu hal yang bisa kita lakukan adalah melakukan setting terbatas atau parental control pada youtube yang terinstal di selular anda. Caranya yaitu :

Masuk ke youtube, tekan menu di kanan atas. Pilih pengaturan-Umum-lalu klik “mode terbatas”.

Kedua, Praktekkan internet sehat di rumah
Internet sehat
sumber : Google

Saya termasuk keluarga yang memperbolehkan anak bermain gadget. Kenapa? Karena banyak hal positif yang bisa dipelajari anak melalui gadget. Namun, ada aturan dasar yang saya berlakukan dalam penggunaan internet di rumah kami.
-          Untuk anak pertama yang berusia 12 tahun. Dia mendapatkan selular dengan akun sosial media. Waktu dia menggunakan HP sangat terbatas, karena hanya bisa dilakukan sepulang sekolah dan sebelum magrib.Karena jadwal sekolahnya yang fullday, maka dia hanya mendapatkan akses bebas di hari selasa, kamis pada pukul 15.00-18.00. Nah, di hari sabtu (libur) dia mendapatkan akses bebas terbatas.
-          Untuk anak ke-2 dan si kembar yang masih sekolah kecil (playgroup-sd kelas 1), mereka mendapatkan akses ke HP melalui HP saya. Dimana saya bisa mengontrol games apa yang boleh/ tidak boleh diintal di HP, video seperti apa yang bisa dilihat melalui youtube online dan yang telah didownload
-          Penerapan waktu no HP, no TV di rumah
Setiap malam, sehabis magrib hingga tidur, kami menerapkan “No HP dan No TV” di rumah bagi semua orang. Kecuali untuk orangtua memeriksa ada tugas sekolah untuk anak-anaknya.


Ketiga, Jaga Privasi di Media Sosial

Internet sehat

       Nah, poin yang ketiga ini mungkin hal yang paling sulit dilakukan. Mengingat kebutuhan manusia untuk eksis di dunia maya semakin tinggi. Kemudahan selfie, wefie dan post di media sosial ternyata bisa membuka pintu ke jurang media sosial. Oleh karena itu, tips ketiga yaitu dengan menjaga privasi kita.  
Berikut ini adalah daftar yang harus kita jaga untuk disebar di media sosial, yaitu :

1. Data pribadi
Data yang dimaksud terutama alamat lengkap baik rumah maupun sekolah anak. Jika ingin publish, buatlah inisial dari alamat. Minimal ini dilakukan untuk melindungi diri kita dari kejahatan orang.

2, Foto pribadi
Perlu sekali kita menjelaskan kepada anak-anak tentang etika kesopanan publish foto. Baik share maupun setting profil. Jika anak-anak kita sudah dewasa dan menggunakan hijab, maka kitas selalu harus mengingatkannya untuk menjaga dirinya.

3. Cerita pribadi
Anak-anak perlu diingatkan untuk tidak perlu sharing curhat masalah pribadi di media sosial. Karena tentunya hal ini tidak ada gunanya. Buat apa? Justru ini akan memancing orang-orang yang memanfaatkan situasi untuk mendekatinya. Ajaklah anak-anak untuk terbiasa curhat kepada orang tuanya daripada curhat melalui media sosial.

Mendidik anak layaknya merawat tumbuhan. Perlu proses dan kesabaran, tidak seperti membalikkan telapak tangan. Dalam prosesnya banyak sekali hama dan penyakit yang bisa menyerang mereka. Oleh karena itu, orang tua diharapkan memiliki kesabaran yang ekstra serta ilmu khusus untuk bisa menjaga buah hatinya. Hal ini menjadi hal yang wajib, khususnya di era jaman now. Dalam hal serangan cyber sex, orang tua harus melek teknologi dan menerapkan internet sehat untuk anak-anak. Saya yakin mbak Dewi dan Mbak Ningrum setuju dengan pendapat saya. Tidak perlu dikekang, diperkenalkan sewajarnya namun tetap dalam pengawasan orang tua. Semoga Allah selalu melindungi keluarga kita dan menjaga anak-anak agar kelak menjadi orang sholeh dan solehah. AAMIIN Ya Robbal Alamin.


Senin, 06 November 2017

5 Fakta menarik dari Film Tentang Bencana

Gerakan palang merah dan bulan sabit merah  Internasional bergerak dalam bencana


Setiap hari di berbagai belahan dunia,  kejadian bencana terjadi . Data statistik menunjukkan jumlah kejadian, korban dan dampaknya yang terus meningkat. Untungnya peningkatan ini diikuti dengan meningkatkan minat masyarakat maupun lembaga yang consern dengan kebencanaan. PMI salah satunya, sebagai bagian dari gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional selalu berperan penting dalam kebencanaan di Indonesia. 

Di sisi lain, dunia kreatif pun turut meramaikan dunia bencana. Penggiat seni yang kemudian menghadirkan genre baru dalam perfilman.  Muncullah kemudian film yang tertarik seputar bencana.

Apa itu Film tentang Bencana?

Film tentang bencana atau bahasa kerennya disaster movie adalah film yang menyajikan cerita dengan setting tentang kebencanaan. Baik bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, gunung meletis; maupun bencana sosial/ ulah manusia seperti kecelakaan pesawat, perang, konflik etnis, dan lain lain.
Istilah lain dari film tentang kebencanaan ini adalah film tragedi. Prinsipnya sama saja, yaitu bercerita tentang kejadian luar biasa yang menjadikannya tidak normal yang dialami oleh manusia.

Sejak kapan film tentang bencana muncul?

Sebuah sumber menyatakan film tentang bencana mulai booming di era  1970-an serta dekade 1990-an . Nyatanya hingga sekarang film dengan genre khusus ini terus ngehits. Masih ingat dengan film titanic? Jika kamu anak 90an, jangan hanya terpesona dengan lagu Celine dion dan tampang imyutnya Leonardo Decaprio itu. Kamu juga bisa mengamati plot ceritanya yang termasuk dalam genre film tentang bencana. Meskipun dari skala bencana yang terjadi  hanya dialami para penumpang kapal yang nyatanya tercanggih di eranya. Namun tentunya dampak yang terjadi dirasakan pula oleh keluarga yang ditinggalkan. Dalam kaidah bencana, mereka dinamakan  secondary victim.

Siapa peminat film tentang kebencanaan?
Genre film ini ternyata memiliki peminat tersendiri. Genre ini menggabungkan peminat film yang menyukai action, thriller dan drama. Saya sendiri, sering membuat cuplikan video dari film dengan kategori ini dalam materi presentasi saya. Tentunya jika terkait dengan bidang psikososial yang saya pahami, maka saya membuat film pendek (biasanya dengan wondows movie maker) sebagai pengantar tentang kebencanaan.

Fakta menarik dari Film tentang Bencana.
Disini saya akan mengulas 5 fakta menarik tentang disaaster movie atau film tentang kebencanaan, yaitu:

1.Cerita bencana
Hafalan Shalat Delisa
Sumber : Google

Dalam film tentang bencana/ disaster movie, sudah pasti penonton akan disuguhkan sebuah kerusakan luar biasa yang terjadi. Kerusakan ini akan merusak tempat tinggal, pekerjaan, kehidupan sosial dan masyarakat secara umum dari film tersebut.
Penonton akan disuguhkan bagaimana bencana secara keseluruhan itu tidak dapat dielakkan. Seperti cerita dalam film hafalan shalat delisa (2011 ) yang menceritakan bencana tsunami Aceh.

2. Trauma

Kejadian bencana sudah pasti dibarengi dengan peristiwa traumatis yang dihadapi oleh korbannya. Baik itu kehilangan pekerjaan, kejadian kekerasan seperti percobaan perkosaan bahkan hingga pembunuhan sampai kehilangan seseorang yang dicintai. Dalam film bergenre bencana sudah pasti akan menggambarkan tentang trauma yang dialami oleh korbannya. Trauma ini bisa jadi melekat seterusnya hingga beberapa tidak bisa bertahan hidup, namun ada pula yang mampu bangkit melawan kejadian traumatis yang dialami.

3. Bertahan hidup

Hal yang paling menarik dari film bencana ini adalah kemampuan manusia untuk bertahan hidup. Manusia sebagai makhluk yang unik yang memiliki daya resiliensi  (daya juang) dalam menghadapi situasi yang ada. Tengok saja film seperti 2012 yang menceritakan tentang kiamat.
Sumber : Google

Kemampuan bertahan hidup ini digambarkan dengan drama yang demikian hebatnya karena setting film ini termasuk dalam kondisi tidak normal. Tokoh utama berusaha menyelamatkan anggota keluarga dengan segenap kemampuan yang dimilikinya dan akhirnya mampu selamat.

4. Pemilihan film
Bebearapa film bencana yang berhasil menggaet pemirsa biasanya dimainkan oleh aktor/ aktris  yang mumpuni. Kemampuan mereka menjadi pertaruhan seluruh tim untuk bisa menggambarkan bagaimana manusia bisa berjuang. Salah satu aktor favorit saya yaitu Bruce Wills yang mampu bermain apik dalam film Armageddon.
Sumber : Google


5. Kolosal
Untuk menggambarkan setting bencana, film jenis ini tentunya akan membuat setting kolosal yang dilakukan oleh banyak aktor dan aktris. Tentunya akan diikuti oleh jumlah biaya yang luar biasa fantastis. Catat saja film seperti The Impossible, the day after tomorrow dan banyak film yang bercerita tentang perang.  Kenapa para produser bersedia merogoh koceknya dalam-dalam untuk memproduksi film ini? Ya tentunya berbanding lurus dengan potensi keuntungan yang ada.

Nah, apa mbak Untari  dan mbak Ira Sulistiana tertarik melihat film-film dengan tema bencana? Jika ya, enjoy ya. 


Jalan-Jalan ke Madura, Jangan Lupa Nikmati Keindahan Wisata Baharinya

Sumber: compaspetualang.com Kalau ngomong soal Madura pasti teringat dengan satenya. Iya, konon banyak pedagang dari Madura yan...